Woooooh!!!
Selamat hari senin, Bubbly-Blog.
Haduh pegal kakiiii *nangis
Jadi itu, saya mau nyeritain hari kemarin.
Sesuai dengan keteguhan hati, jiwa, dan raga. Saya mencoba untuk melakukan perjalanan dari rumah saya ke rumahnya vera.
Minggu pagi, matahari belum gogoda, masih sejuk, saya udah kece siap berangkat memperkokoh kaki.
Berdasarkan pemikiran saya yang-sepertinya-butuh-jalan-baru, saya mengubah rute jalan.
Yang biasanya dari rumah menuju dago, saya ganti menjadi dari rumah menuju daerah buah batu.
(setelah dirasakan, jauh juga ternyata -.-")
Mulai dari melewati jalan sukabumi, ke jalan laswi, jalan pelajar pejuang, ngelewatin car free day buah batu, sampailah di jalan sriwijaya.
(HOIYA! ngelewatin per4an kantor saya juga. Seenggaknya saya punya pengalaman jalan dari rumah ke kantorlah ya haha)
Berdasarkan waktu sih lebih cepet. Karena biasanya saya melakukan perjalanan kurang lebih 1 jam 45 menit, ini hanya 1 jam 15 menit, sudah sampai dengan wangi di depan rumah karib saya.
Duduk sebentar dan kemudian jalan menuju lapangan tegalega.
Disana, yang kami lihat hanya makanan. Oh bukan, maksudnya, bukan hanya makanan saja isinya. Tapi, karena lapar, jadi niatnya cuma hunting makanan.
Dari mulai jagung, lontong kari, sosis panggang, keripikkeripikan, surabi telor, singkong keju, daaaan cincau avocado.
Yang paling saya suka adalah cincau avocado. Rasanya sama aja kayak es alpukat pake cincau (iyalah, namanya juga cincau avocado -.-). daaan ENAK!!!
Cuma Rp. 3.500,- ajaaaa!!!
Pulang hunting, dudukduduk sambil sarapan cantik dirumah dia.
Niat kita awalnya hanya ngobrol sampai capek, ternyata malah mengkhayal bertiga bareng sama adiknya juga.
Jadi, pas kita lagi ngobrol, adiknya dateng sambil bawa tugas mengenai mata kuliah ekonomi mikro.
Memang sih saya dulu pernah tuh bercengkrama dengan mata kuliah itu. Tapi.. itu.. udah.. hem.. 4 tahun lalu! ASTAGAAA!! *tibatiba merasa tak lagi muda =((
Niatnya ngebantuin adiknya, yaaa minimal nemenin dia ngerjain tugaslah. Eh, malah ngalor-ngidul. Nyeritain si penulis bukunya lagi menikmati kehidupan dimasa tualah, lagi beres nyangkul sawahlah, bareng sama istrinya dudukduduk makan siang di saung tengah sawahlah, semakin kemanamana deh (dan adiknya cuma nulis 2 kata di kertas tugas itu -.-'')
Sekitar tengah hari, kita memutuskan untuk mengunyah baso (jalan lagi dong, tentu aja).
Pulang dan ...blablabla.. sampailah saya dirumah.
Mulai kaki lecet (padahal sepatu ukuran 43. Biasanya saya ukuran 41), sedikit berpeluh karena matahari nya mulai menggerogoti, untungnya sampai dirumah dengan selamat dan menyelesaikan waktu berdoa dengan baik (gak lupa juga diselingi senyum yang.. tentu saja bisa membuat senyum, dari hati *nyanyanya), minggu ditutup dengan menikmati waktu bersama segelas besar air putih, kepingan dividi, dan my-L. bahagia itu.. terkadang sederhana (makin sempurna kalau ada . . . . .) *nyanyanya =D
Dari sekian lama dan sekian jauh saya jalan di minggu kemarin, kerasa pegelnya baru sekarang, duduk sakit, jalan sakit, nyutnyutan sekali.
Efeknya baru kerasa sekaranglaaah *huhu
Segitu dulu, selamat hari senin ya, BubblyBlog.
Serahkan semuanya kepada Tuhan. Hal baik dengan nait baik, selalu ada jalan baiknya. Percaya?
Bandung, 21 Januari 2013
Risma Dwi MW
Monday, January 21, 2013
Wednesday, January 16, 2013
Pesan singkat yang mulai terlupakan.. *kasian
Selamat hari rabu Bubbly-Blog..
Sedikit menggetarkan waktu dihari kemarin.
Saya dan beberapa rekan mengganggu kehidupan rekan yang lain yang butuh hiburan.
Hujan, basah, jauh, ah.. komplitlah sudah.
Tapi mungkin bayaran yang didapatkan setimpal. Canda, tawa, keriangan, dan itu sangat menyenangkan.
Setelah pulang dari daerah yang jauh sekali dari rumah saya itu, sampai jam set10 dan kedinginan.
Sampai dirumah, hal yang saya lakukan adalah mengisi baterai kedua telepon genggam saya. Karena yang satu baterainya lemah dan yang satu lagi mati total.
Saya biarkan saja mereka bercengkrama dengan kehidupannya masing-masing.
Saya juga bercengkrama dengan dunia saya.
Seselesainya saya melakukan ritual, saya nyalakan telepon genggam saya yang mati total itu.
Sehidupnya, ternyata ada sms dari karib saya. Dan itu sekitar 3 jam yang lalu.
She : Riris..kumahaaa kmu dimanaaa??telp akuuuu si mayang ga aktif
Saya, titipikal yang kasian kalau ada orang yang kirim pesan, tapi gak dibales. Mungkin aja orangnya butuh jawaban segera. Iya kan?
Saya bales lah, "Ya ampun cip.. Risma udh plg. Myg jg udh plg. Gmn doooong?? *balasan sms
She : Diaaaaaaaaammmmmmmmmmmmm
Me : *kemudianheningyangpanjang
She : *kemudian slimutan* sirittttttt
Me : Mana ada bunyi selimut ditarik "siritttt" -.-a sirit itu tanda tak mampu
Dan kemudian dia gak bales. Mungkin sudah tidur.
Dan kemarin jg saya sempat berbalas pesan dengan karib yang lain.
Sebelumnya, saking gak ada kabar, saya sampai menghubungi berkalikali.
Sampai akhirnya dia bales, dan kita berbalas pesan hingga beberapa kali *gak tau apa dia kalau saya khawatir dia dimakan beruang ='(
Seperti biasanya. Sebelum tidur, saya selalu berpikir.
Bisa berpikir tentang apa saja. Kegalauan hati, hal-hal yang menyebalkan yang terjadi di hari ini, hal-hal yang menyenangkan dan penuh dengan canda juga tawa, semua yang bisa saya pikirkan deh.
Termasuk dengan semua pesan singkat yang telah terjadi.
Sudah cukup lama ternyata saya gak berbalas pesan dengan banyak karib.
Zaman semakin canggih ya.. Dengan adanya facebook, atau mungkin sekarang saya dan banyak karib eksis di twitter, atau mungkin menghidupkan yahoo messenger, atau mengaplikasikan whats-app di telepon genggam kami, membuat short message service jadi perlahan semakin terlupakan.
Saya jadinya ngebayangin. Pas masa lalu, sering banget berbagi pesan dengan banyak karib. Ditambah dengan kirim sekian gratis sampai banyak. Makin banyak promo, makin seneng.
Kalau sekarang....
Gak segitu setertarik dulu.
Contohnya saya sekarang, Kalau kasih info, lewat aplikasi whatsapp. Atau minta yang bersangkutan ngidupin ym-nya. Atau kita Direct Message di Twitter. Padahal sama-sama pesan singkat. Malah kalau via twitter pemakaian kata terbatas. Beda sm sms. Paling hitungannya jadi 2 atau 3 kali sms. Ditambah biasanya langsung gratis sms berkali-kali.
Mungkin kebanyakan orang menggunakan cara yang menurutnya paling praktis. Apalagi sekarang banyak telepon genggam yang semakin canggih dan disertai paket internet biar lebih memaksimalkan manfaat dari telepon genggam itu. Ya gitulah kirakira.
Apa saya kembali lagi menggunakan sms ya? ah, tapi sayang paket internetnya *tuhkan saya juga jadinya ngomong gitu "-.-a
Kemungkinan nanti pesan singkat itu semakin terlupakan..
Yaudah deh, selamat hari yang berat ya Bubbly Blog,
Salam dari Lodaya
16 Januari 2013
Risma Dwi MW
*nangis
Sedikit menggetarkan waktu dihari kemarin.
Saya dan beberapa rekan mengganggu kehidupan rekan yang lain yang butuh hiburan.
Hujan, basah, jauh, ah.. komplitlah sudah.
Tapi mungkin bayaran yang didapatkan setimpal. Canda, tawa, keriangan, dan itu sangat menyenangkan.
Setelah pulang dari daerah yang jauh sekali dari rumah saya itu, sampai jam set10 dan kedinginan.
Sampai dirumah, hal yang saya lakukan adalah mengisi baterai kedua telepon genggam saya. Karena yang satu baterainya lemah dan yang satu lagi mati total.
Saya biarkan saja mereka bercengkrama dengan kehidupannya masing-masing.
Saya juga bercengkrama dengan dunia saya.
Seselesainya saya melakukan ritual, saya nyalakan telepon genggam saya yang mati total itu.
Sehidupnya, ternyata ada sms dari karib saya. Dan itu sekitar 3 jam yang lalu.
She : Riris..kumahaaa kmu dimanaaa??telp akuuuu si mayang ga aktif
Saya, titipikal yang kasian kalau ada orang yang kirim pesan, tapi gak dibales. Mungkin aja orangnya butuh jawaban segera. Iya kan?
Saya bales lah, "Ya ampun cip.. Risma udh plg. Myg jg udh plg. Gmn doooong?? *balasan sms
She : Diaaaaaaaaammmmmmmmmmmmm
Me : *kemudianheningyangpanjang
She : *kemudian slimutan* sirittttttt
Me : Mana ada bunyi selimut ditarik "siritttt" -.-a sirit itu tanda tak mampu
Dan kemudian dia gak bales. Mungkin sudah tidur.
Dan kemarin jg saya sempat berbalas pesan dengan karib yang lain.
Sebelumnya, saking gak ada kabar, saya sampai menghubungi berkalikali.
Sampai akhirnya dia bales, dan kita berbalas pesan hingga beberapa kali *gak tau apa dia kalau saya khawatir dia dimakan beruang ='(
Seperti biasanya. Sebelum tidur, saya selalu berpikir.
Bisa berpikir tentang apa saja. Kegalauan hati, hal-hal yang menyebalkan yang terjadi di hari ini, hal-hal yang menyenangkan dan penuh dengan canda juga tawa, semua yang bisa saya pikirkan deh.
Termasuk dengan semua pesan singkat yang telah terjadi.
Sudah cukup lama ternyata saya gak berbalas pesan dengan banyak karib.
Zaman semakin canggih ya.. Dengan adanya facebook, atau mungkin sekarang saya dan banyak karib eksis di twitter, atau mungkin menghidupkan yahoo messenger, atau mengaplikasikan whats-app di telepon genggam kami, membuat short message service jadi perlahan semakin terlupakan.
Saya jadinya ngebayangin. Pas masa lalu, sering banget berbagi pesan dengan banyak karib. Ditambah dengan kirim sekian gratis sampai banyak. Makin banyak promo, makin seneng.
Kalau sekarang....
Gak segitu setertarik dulu.
Contohnya saya sekarang, Kalau kasih info, lewat aplikasi whatsapp. Atau minta yang bersangkutan ngidupin ym-nya. Atau kita Direct Message di Twitter. Padahal sama-sama pesan singkat. Malah kalau via twitter pemakaian kata terbatas. Beda sm sms. Paling hitungannya jadi 2 atau 3 kali sms. Ditambah biasanya langsung gratis sms berkali-kali.
Mungkin kebanyakan orang menggunakan cara yang menurutnya paling praktis. Apalagi sekarang banyak telepon genggam yang semakin canggih dan disertai paket internet biar lebih memaksimalkan manfaat dari telepon genggam itu. Ya gitulah kirakira.
Apa saya kembali lagi menggunakan sms ya? ah, tapi sayang paket internetnya *tuhkan saya juga jadinya ngomong gitu "-.-a
Kemungkinan nanti pesan singkat itu semakin terlupakan..
Yaudah deh, selamat hari yang berat ya Bubbly Blog,
Salam dari Lodaya
16 Januari 2013
Risma Dwi MW
*nangis
Tuesday, January 15, 2013
Benci jadi kasih *ciyeeeeh
Selamat hari selasa, Bubbly-Blog..
Bandung masih mendung dengan sesekali gerimis ngajakin main.
Sudah beberapa hari ini pikiran saya gak karuan.
Ah, bukan. Bukan itu yang akan saya ceritakan.
Saya mau berbagi tentang suatu perasaan.
Jadi gini,
sekitar semester 1, saya pernah suka dengan kakak kelas.
Ini orang menyebalkan sekali!
Pas OSPEK, ngalangin jarak pandang. Pokoknya ngehalangin deh. Orangnya gak sadar tu waktu itu.
Sampai saya bilang dalam hati, "KAMBING!! Ini orang siapa sih?! NGALANGIN BANGET!! Awas ya, kalau gue tau siapa lu!"
Setelah tau, saya malah ngeceng *lengkuas banget emang ahaha
Kita tergolong temenan sih ya.
Tementemen saya tau saya ngeceng dia, tementemen dia jg tau saya ngeceng dia. Dianya aja sendiri juga tau saya ngecengin dia *emang terbuka sekali saya -.-"
Paling seneng nih ngecengin dia. Soalnya, saat dia tau pun, kita masih suka ngobrol, masih suka becanda, gak kagok, masih temenan deh (dia orang yang paling kece kelakuannya selama saya ngeceng lah)
Bahkan nih, dia curhat ke saya tentang kecengannya *aduh -.-"
Nah, konsen kali ini, saya nyeritain tentang orang yang dia suka.
Ya, mereka sering jalan lah, bisa dikatakan demikian. Kalau gak salah, sampai sekarang masih suka menjalin komunikasi kok (mereka berdua).
Saya gak suka banget tuh sama wanita itu (waktu itu). Ya mungkin karena dikeceng oleh kecengan saya kali ya.
Mana muka nya jutek pula! (awalnya kan saya cuma kenal dan gak deket)
Pernah suatu hari, karib saya yang lain dateng ke rumah, setelah saya sms saya kesal dan patah hati.
Kita berdua ngobrol, dan saya malemmalem teriak di belakang rumah buat mengurangi rasa gak enak, seolah mencakmencak ke wanita itu (dan itu konyol. beneran deh -.-)
Sekitar setahun kemudian, saya gak pernah nyangka.
Saya dan wanita itu dibukakan jalan untuk berteman.
Dan akrab sampai sekarang.
Suka twitter-an, dulu suka wall-wall-an di facebook, whatsapp-an..
Kadang, tiap saya lagi ngobrol dengan sosoknya, saya masih suka mikir, "Ini orang yang dulu saya gak suka, sekarang bisa sedeket ini ya..?.. Aneh.."
Itulah Bubbly-Blog.
Kadang kita gak tau apa kedepannya orang yang gak kita suka atau kita benci, mungkin aja malah jadi penolong pertama saat kita butuh.
Jangan gak suka - gak suka amat sama orang kali ya..
Itu dulu deh,
Salam dari Lodaya ya, Bubbly-Blog.
Selamat hari selasa, dan jangan lupa berdoa ;)
Bandung, 15 Januari 2013
Risma Dwi MW
Bandung masih mendung dengan sesekali gerimis ngajakin main.
Sudah beberapa hari ini pikiran saya gak karuan.
Ah, bukan. Bukan itu yang akan saya ceritakan.
Saya mau berbagi tentang suatu perasaan.
Jadi gini,
sekitar semester 1, saya pernah suka dengan kakak kelas.
Ini orang menyebalkan sekali!
Pas OSPEK, ngalangin jarak pandang. Pokoknya ngehalangin deh. Orangnya gak sadar tu waktu itu.
Sampai saya bilang dalam hati, "KAMBING!! Ini orang siapa sih?! NGALANGIN BANGET!! Awas ya, kalau gue tau siapa lu!"
Setelah tau, saya malah ngeceng *lengkuas banget emang ahaha
Kita tergolong temenan sih ya.
Tementemen saya tau saya ngeceng dia, tementemen dia jg tau saya ngeceng dia. Dianya aja sendiri juga tau saya ngecengin dia *emang terbuka sekali saya -.-"
Paling seneng nih ngecengin dia. Soalnya, saat dia tau pun, kita masih suka ngobrol, masih suka becanda, gak kagok, masih temenan deh (dia orang yang paling kece kelakuannya selama saya ngeceng lah)
Bahkan nih, dia curhat ke saya tentang kecengannya *aduh -.-"
Nah, konsen kali ini, saya nyeritain tentang orang yang dia suka.
Ya, mereka sering jalan lah, bisa dikatakan demikian. Kalau gak salah, sampai sekarang masih suka menjalin komunikasi kok (mereka berdua).
Saya gak suka banget tuh sama wanita itu (waktu itu). Ya mungkin karena dikeceng oleh kecengan saya kali ya.
Mana muka nya jutek pula! (awalnya kan saya cuma kenal dan gak deket)
Pernah suatu hari, karib saya yang lain dateng ke rumah, setelah saya sms saya kesal dan patah hati.
Kita berdua ngobrol, dan saya malemmalem teriak di belakang rumah buat mengurangi rasa gak enak, seolah mencakmencak ke wanita itu (dan itu konyol. beneran deh -.-)
Sekitar setahun kemudian, saya gak pernah nyangka.
Saya dan wanita itu dibukakan jalan untuk berteman.
Dan akrab sampai sekarang.
Suka twitter-an, dulu suka wall-wall-an di facebook, whatsapp-an..
Kadang, tiap saya lagi ngobrol dengan sosoknya, saya masih suka mikir, "Ini orang yang dulu saya gak suka, sekarang bisa sedeket ini ya..?.. Aneh.."
Itulah Bubbly-Blog.
Kadang kita gak tau apa kedepannya orang yang gak kita suka atau kita benci, mungkin aja malah jadi penolong pertama saat kita butuh.
Jangan gak suka - gak suka amat sama orang kali ya..
Itu dulu deh,
Salam dari Lodaya ya, Bubbly-Blog.
Selamat hari selasa, dan jangan lupa berdoa ;)
Bandung, 15 Januari 2013
Risma Dwi MW
Tuesday, January 8, 2013
Beberapa dari sekian wujud per-karib-an =) #6
Selamat sore, Bubbly-Blog..
ALOHA!!
Saya mau nyeritain salah satu karib yang lain nih.
Jadi itu saya punya karib, yang saya kenal sejak hem.. sekitar 8 (masuk 9) tahun kayaknya.
(lama juga ya)
Kita sekelas sejak 2 SMA.
Berlanjut 3 SMA, kuliah juga 1 kampus, 1 Organisasi, 1 Kelas, bahkan sampai sekarang.
Oh enggak, kita enggak sekantor.
Saya kantornya di Lodaya, dia di Margacinta. Rumah kita juga tergolong dekat sih.
Dia, adalah temen jarambah saya. Apa ya bahasa kecenya... hem.. itu, kalau mau nongkrong, ke tempat kemping, ke air terjun di curug tilu cihideung lembang, yg jalan jauh-jauh begitu lah.
Dulu, kita ketemu seminggu 3 kali. Olahraga bareng setelah pulang kerja. Tapi sekarang udah gak lagi, mengingat 1 dan lain hal (nangis), kita berhenti (sementara).
Saya juga cukup dekat dengan keluarganya.
Anehnya, setiap dia mau keluar, terus minta izin ke keluarganya, susah. Tapi, kalau bawa-bawa nama saya, dia diizinin. Makanya saya sering jadi korban.
(dan ini aneh sekali, serius deh. Banyak karib saya, yang jadinya suka banget bawabawa nama saya >,<)
Dia itu orang yang sampai saat ini, paling sering ngingetin saya buat makan siang.
(Karena saya beberapa waktu ini lagi akrabakrabnya sm penyakit. Ya darah tinggi, maag, migrain, sakit kepala, lambung nyutnyutan, pilek, batuk, ah sudahlah, migrain saya kambuh ini ngingetnya -.-)
Saking banyaknya kejadian konyol sama dia, saya gak tau mau nyeritain yang bagian mana.
Antara lain.
Tahun 2011 akhir, dia matimatian diet ketat. Benerbener mati-matian pokoknya.
Entahlah gimana, dia mimpi aneh, dan diceritakan ke saya.
She : kamu tau gak sih Ma. saking ku lapernya, di mimpi itu, aku makan semua makanan yang ada di meja. dan itu banyak banget. bahkan aku sampai makan celana jeans yang aku pake
Me : terus, ada risma nya gak?
She : gak. kalau ada kayaknya.. kamu... juga aku makan
(kebayang gak sih, ada orang yang makan celana jeansnya? -.-)
Dan yang ini kekonyolan dari saya, kejadian pas lagi sm dia.
Kita habis plg (entah dari mana), hujan dan basah. Pas ngelewatin kantor yang dulu, saya heboh,
Me : Itu.. itu may... Kantor Risma, ituuu (nunjuknunjuk kantor saya yang dulu) ruangan risma dilantai 2, itu ituuu
She : (diem) iya ma. Tau kok. kan kita interviewnya bareng. Tapi kamu yang diterima.
Me : OH IYAAA!! YA AMPUUUN LUPAAA.. Maaaaaaf..
Semacam kebodohan saya. Udah jelas pas ngelamar kerja dulu, masukin lamarannya bareng. Saya pergi bareng dia. Interview bareng dia. Di tes nya kita duduk sebelahan. Pulangnya bareng. Malah dia pulangnya kerumah saya dulu -__-""
Tapi ada 1 kejadian yang sangat gak bisa saya lupain.
Sekitar tahun 2011 (dan saya lupa bulan apa -.-), saya kehilangan telepon genggam saya.
Antara jatuh atau diambil.
Saya juga sih yg salah. Diletakan di saku jaket.
Dengan penuh huru-hara nya, saya janjian sm si pengangkat telepon di halte bis alun-alun.
Intinya, itu orang gak dateng. Malah minta pulsa ke semua contact yang saya punya. Hem.. sekitar kurang lebih 300-an no deh. Termasuk ke bagian Audit di Jakarta (Audit kantor pusat saat saya kerja di kantor yang dulu).
Padahal ya, itu udah enak banget loh.
Internetnya saya setting unlimited, pulsa 70ribuan, isi memory card masih banyak.
Eh, malah disalahgunakan
Saya cuma butuh data nya aja sih. Ada banyak cerita saya yang belum sempat saya pindahin ke komputer (dan sekarang males nulis dari nol huhu)
Dengan kelakuan si pemegang telepon genggam saya, akhirnya saya putuskan untuk memberi kabar kepada beberapa teman dekat juga ayah dan bangke.
Termasuk si karib saya ini.
Nah, mungkin semesta sudah kerjasama dengan baik.
Sebelum saya blokir no saya, setelah memberi pesan singkat, telepon genggam saya yang lainnya mati.
Jadi saya benerbener gak bisa dihubungi deh.
Inget banget, itu hari sabtu, Saya pulang jam 1, dan nungguin di halte itu sampai jam 5 sore, dan kemudian mau gak mau harus nge-blokir.
Dilain tempat (tsah, semacam cerita novelnovel gitu),
Si karib saya ini, berusaha untuk ngehubungi saya ke no yang lain. Karena dia kan orangnya panikan (dan kita juga emg deket banget sih). Jadi saat gak ada satupun no telepon saya yang bisa dihubungi, sepulang dari kantor ternyata dia ke rumah saya.
Panik ketokketok pintu rumah, terus ngobrol sama si bangke.
(Informasi yg saya dapet kirakira gini obrolannya) :
She : *toktoktok* rismaaaaa..
Bangke : adeknya belum pulang
She : iya, itu.. katanya hapenya ilang
B : iya, tadi juga ngasih tau. tapi belum pulang da.
She : oh iya.. itu.. yaudah..
Pulang lah dia.
30 menit kemudian, dia ternyata balik lagi dengan menggunakan motornya (pas awal kerumah saya, naik angkot, soalnya baru pulang kantor)
She : abangnya rismaaa..
B : (ngeliat keluar)
She : itu, risma nya ngasih kabar gak kalau dia lagi dimana? soalnya dihubungi ke-as nya gak aktif
B : gak sih, gak ada bilang
Nunggulah dia di rumah saya.
(posisinya saya lagi mau ngeblokir kartu, dan tetep, gak ada yg bisa ngehub saya)
B : (ngobrol sama MasAri, teman bermain dan belajar) kumahanya si adek? uweuh kabar kitu. Mun diculik kumaha? mun teu balik kumaha. Urang sieun lah
MA : geus we, nyari atuh yuk
(kira-kira gitu deh percakapannya haha)
Dan mereka udah nyangka kemanamana, sampe ngebawabawa kalau ada geng motorlah, sendiri diculiklah dan blablabla.
Sampai satu waktu, mereka bertiga memutuskan untuk mulai keliling nyari saya (aaa~aaa romantis yaaa =">)
Pas banget karib saya keluar dari pintu belakang rumah saya, pas banget bangke dan MasAri keluar dari pintu belakang kamar bangke (pintu belakang kamar langsung menuju keluar), pas banget saya dateng.
Me : Ma..yang.. ?...
Dan karib saya langsung ngeliat kebelakang : Ris..ma.. ?...
Bangke dan MasAri juga langsung ngeliat ke saya : A..dek.. ?..
(dan itu dilakukan secara hampir bersamaan.)
Dan kita terdiam beberapa detik..
SUNGGUH YA.. itu tu sinetron banget!!
Selama hidup saya sampai saat ini, itu adalah Scene yang paling keren dan yang paling saya suka
Tinggal dikasih kata .."Bersambung".. dan jadilah itu sinetron baru.
Sampai saat ini kita masih bisa aja gitu konyolkonyolan. Eh, mungkin bukan konyolkonyolan ya. Buat kita sih biasa, tapi kejadian didalamnya itu yang ngebuatnya jadi gak biasa dan jatuhnya konyol.
1 janji antara saya dan dia yang belum kesampaian aja.
"May, kapan kita piknik di Monas?"
Dan kalau di umpamakan, saya Spongebob, dia Patrick. Kita emang kece banget!!
Salam Selasa ya Bubbly-Blog,
Bandung, 08 Januari 2013
Risma Dwi MW.
*saya itu ada rencana buat nulis dia di tahun kemarin, pertengahan tahun. Tapi, baru bisa nulis sekarang >,<
ALOHA!!
Saya mau nyeritain salah satu karib yang lain nih.
Jadi itu saya punya karib, yang saya kenal sejak hem.. sekitar 8 (masuk 9) tahun kayaknya.
(lama juga ya)
Kita sekelas sejak 2 SMA.
Berlanjut 3 SMA, kuliah juga 1 kampus, 1 Organisasi, 1 Kelas, bahkan sampai sekarang.
Oh enggak, kita enggak sekantor.
Saya kantornya di Lodaya, dia di Margacinta. Rumah kita juga tergolong dekat sih.
Dia, adalah temen jarambah saya. Apa ya bahasa kecenya... hem.. itu, kalau mau nongkrong, ke tempat kemping, ke air terjun di curug tilu cihideung lembang, yg jalan jauh-jauh begitu lah.
Dulu, kita ketemu seminggu 3 kali. Olahraga bareng setelah pulang kerja. Tapi sekarang udah gak lagi, mengingat 1 dan lain hal (nangis), kita berhenti (sementara).
Saya juga cukup dekat dengan keluarganya.
Anehnya, setiap dia mau keluar, terus minta izin ke keluarganya, susah. Tapi, kalau bawa-bawa nama saya, dia diizinin. Makanya saya sering jadi korban.
(dan ini aneh sekali, serius deh. Banyak karib saya, yang jadinya suka banget bawabawa nama saya >,<)
Dia itu orang yang sampai saat ini, paling sering ngingetin saya buat makan siang.
(Karena saya beberapa waktu ini lagi akrabakrabnya sm penyakit. Ya darah tinggi, maag, migrain, sakit kepala, lambung nyutnyutan, pilek, batuk, ah sudahlah, migrain saya kambuh ini ngingetnya -.-)
Saking banyaknya kejadian konyol sama dia, saya gak tau mau nyeritain yang bagian mana.
Antara lain.
Tahun 2011 akhir, dia matimatian diet ketat. Benerbener mati-matian pokoknya.
Entahlah gimana, dia mimpi aneh, dan diceritakan ke saya.
She : kamu tau gak sih Ma. saking ku lapernya, di mimpi itu, aku makan semua makanan yang ada di meja. dan itu banyak banget. bahkan aku sampai makan celana jeans yang aku pake
Me : terus, ada risma nya gak?
She : gak. kalau ada kayaknya.. kamu... juga aku makan
(kebayang gak sih, ada orang yang makan celana jeansnya? -.-)
Dan yang ini kekonyolan dari saya, kejadian pas lagi sm dia.
Kita habis plg (entah dari mana), hujan dan basah. Pas ngelewatin kantor yang dulu, saya heboh,
Me : Itu.. itu may... Kantor Risma, ituuu (nunjuknunjuk kantor saya yang dulu) ruangan risma dilantai 2, itu ituuu
She : (diem) iya ma. Tau kok. kan kita interviewnya bareng. Tapi kamu yang diterima.
Me : OH IYAAA!! YA AMPUUUN LUPAAA.. Maaaaaaf..
Semacam kebodohan saya. Udah jelas pas ngelamar kerja dulu, masukin lamarannya bareng. Saya pergi bareng dia. Interview bareng dia. Di tes nya kita duduk sebelahan. Pulangnya bareng. Malah dia pulangnya kerumah saya dulu -__-""
Tapi ada 1 kejadian yang sangat gak bisa saya lupain.
Sekitar tahun 2011 (dan saya lupa bulan apa -.-), saya kehilangan telepon genggam saya.
Antara jatuh atau diambil.
Saya juga sih yg salah. Diletakan di saku jaket.
Dengan penuh huru-hara nya, saya janjian sm si pengangkat telepon di halte bis alun-alun.
Intinya, itu orang gak dateng. Malah minta pulsa ke semua contact yang saya punya. Hem.. sekitar kurang lebih 300-an no deh. Termasuk ke bagian Audit di Jakarta (Audit kantor pusat saat saya kerja di kantor yang dulu).
Padahal ya, itu udah enak banget loh.
Internetnya saya setting unlimited, pulsa 70ribuan, isi memory card masih banyak.
Eh, malah disalahgunakan
Saya cuma butuh data nya aja sih. Ada banyak cerita saya yang belum sempat saya pindahin ke komputer (dan sekarang males nulis dari nol huhu)
Dengan kelakuan si pemegang telepon genggam saya, akhirnya saya putuskan untuk memberi kabar kepada beberapa teman dekat juga ayah dan bangke.
Termasuk si karib saya ini.
Nah, mungkin semesta sudah kerjasama dengan baik.
Sebelum saya blokir no saya, setelah memberi pesan singkat, telepon genggam saya yang lainnya mati.
Jadi saya benerbener gak bisa dihubungi deh.
Inget banget, itu hari sabtu, Saya pulang jam 1, dan nungguin di halte itu sampai jam 5 sore, dan kemudian mau gak mau harus nge-blokir.
Dilain tempat (tsah, semacam cerita novelnovel gitu),
Si karib saya ini, berusaha untuk ngehubungi saya ke no yang lain. Karena dia kan orangnya panikan (dan kita juga emg deket banget sih). Jadi saat gak ada satupun no telepon saya yang bisa dihubungi, sepulang dari kantor ternyata dia ke rumah saya.
Panik ketokketok pintu rumah, terus ngobrol sama si bangke.
(Informasi yg saya dapet kirakira gini obrolannya) :
She : *toktoktok* rismaaaaa..
Bangke : adeknya belum pulang
She : iya, itu.. katanya hapenya ilang
B : iya, tadi juga ngasih tau. tapi belum pulang da.
She : oh iya.. itu.. yaudah..
Pulang lah dia.
30 menit kemudian, dia ternyata balik lagi dengan menggunakan motornya (pas awal kerumah saya, naik angkot, soalnya baru pulang kantor)
She : abangnya rismaaa..
B : (ngeliat keluar)
She : itu, risma nya ngasih kabar gak kalau dia lagi dimana? soalnya dihubungi ke-as nya gak aktif
B : gak sih, gak ada bilang
Nunggulah dia di rumah saya.
(posisinya saya lagi mau ngeblokir kartu, dan tetep, gak ada yg bisa ngehub saya)
B : (ngobrol sama MasAri, teman bermain dan belajar) kumahanya si adek? uweuh kabar kitu. Mun diculik kumaha? mun teu balik kumaha. Urang sieun lah
MA : geus we, nyari atuh yuk
(kira-kira gitu deh percakapannya haha)
Dan mereka udah nyangka kemanamana, sampe ngebawabawa kalau ada geng motorlah, sendiri diculiklah dan blablabla.
Sampai satu waktu, mereka bertiga memutuskan untuk mulai keliling nyari saya (aaa~aaa romantis yaaa =">)
Pas banget karib saya keluar dari pintu belakang rumah saya, pas banget bangke dan MasAri keluar dari pintu belakang kamar bangke (pintu belakang kamar langsung menuju keluar), pas banget saya dateng.
Me : Ma..yang.. ?...
Dan karib saya langsung ngeliat kebelakang : Ris..ma.. ?...
Bangke dan MasAri juga langsung ngeliat ke saya : A..dek.. ?..
(dan itu dilakukan secara hampir bersamaan.)
Dan kita terdiam beberapa detik..
SUNGGUH YA.. itu tu sinetron banget!!
Selama hidup saya sampai saat ini, itu adalah Scene yang paling keren dan yang paling saya suka
Tinggal dikasih kata .."Bersambung".. dan jadilah itu sinetron baru.
Sampai saat ini kita masih bisa aja gitu konyolkonyolan. Eh, mungkin bukan konyolkonyolan ya. Buat kita sih biasa, tapi kejadian didalamnya itu yang ngebuatnya jadi gak biasa dan jatuhnya konyol.
"May, kapan kita piknik di Monas?"
Dan kalau di umpamakan, saya Spongebob, dia Patrick. Kita emang kece banget!!
Salam Selasa ya Bubbly-Blog,
Bandung, 08 Januari 2013
Risma Dwi MW.
*saya itu ada rencana buat nulis dia di tahun kemarin, pertengahan tahun. Tapi, baru bisa nulis sekarang >,<
Tuesday, January 1, 2013
2012 --> 2013
Selamat hari selasa, Bubbly-Blog..
Sambil nguapnguap kecil ngantuk nih saya melek dari jam 4 tadi pagi *hoahm.
Oh bukaaan!!
Bukan karna semalem ikutan begadang buat nyambut tahun baru 2013, tapi karna memang saya punya ketertarikan dengan tidur lebih banyak aja.
Jadiii.. ceritanya saya mau nyeritain hari kemarin yang sudah berlalu.
Ada beberapa kantor yang mempekerjakan karyawannya di tanggal 31. Termasuk saya.
Tergolong seneng, eh, gak juga, maksudnya gini loh. Itu kan hari senin, nah, saya suka tuh hari senin. Karena buat saya, senin itu hari yang singkat. Saya udah nyiapin untuk lembur sih sebenernya. Dan ternyata, gak, cuma setengah hari.
Kesenangan lain adalah, saya bertemu dengan Bos Besar kantor yang.. hem.. saking lamanya, saya lupa itu wajahnya seperti apa.
Kan Bos Besar saya itu berdomisili di Jakarta, jadi selama ini saya komunikasi via lain selain bertemu muka. Bisa dengan chat YM, aplikasi whatsapp, email, sms, atau telepon.
Terus berbincang beberapa hal dengan Bos kece saya yang lainnya.
Jam 11 saya udah pulang (disuruh pulang sih lebih tepatnya).
Sehubungan dengan tradisi yang di turunkan oleh Ibu Ani Ma'atas yang kecenya gak ada dua, jadilah saya meneruskan tradisi itu.
Setelah pulang kantor saya menuju supermarket yang jauh dari rumah dan dekat dengan kampus saya dulu (soalnya yg kayaknya lengkap cuma disana sih, yang saya tau).
Saya belanja beberapa jenis nugget juga kentang. Gak lupa buah yang udah diincer sejak bulan lalu (eh bukan! bukan buah yang memang sengaja disimpen sebulan terus saya beli. Tapi jenis buahnya. Ngerti gak kira-kira. ah, yaudahlah -.-).
Setelahnya, pulang deh saya.
Menanti ritual yang sudah dibayangkan, saya habiskan dengan menikmati film, bersama my-L juga segelas besar air putih.
Dan mungkin karena sugesti, saat malam saya merasa lebih lincah *meh -.-"
Diputuskanlah saya memasak jam 10..
Masak, Ma?
Iya. masak..
Nah, ritual yang diturunkan oleh Ibu saya nan awesome luar biasa itu adalah, saat malam pergantian tahun, kita masak (ya nugget, kentang goreng, apa deh makanan selain nasi yang mudah dimasak gitu), berdoa pas tepat tengah malem, terus makan bersama keluarga. Bukan makan apanya, tapi kumpulnya. Gitu deh kirakira.
Terakhir sama Ibu itu tahun hem.. 2008 ya.. Aduh, lama juga..
Bedanya di tiap tahun adalah, semakin kesini, melakukan ritualnya suka sendiri.
Tahun kemarin, saya bersama beberapa karib merayakan di rumah karib saya yang lainnya. Dari mulai memasak, nonton kembang api, nonton bareng, tidur tergeletak bareng, gak lupa gosip dan ketawaketawa barengnya.
Tahun ini, udah rencana sendiri aja dirumah seperti tahun 2011 silam.
Dan ternyata, masak itu selesai jam 11, dan habis jam set12, dan tidur jam 12 lebih 5
Saya, suka sekali dengan kembang api.. suka nya pake BANGET, BANGETnya pake capslock.
Tapi, untuk pertama kalinya, malam tadi saya merasa sangat berisik dengan adanya kembang api itu.
Entahlah kenapa merasakan demikian -.-
Tapi.. dengan kegiatan ritual yang semakin kesini, semakin sederhana, saya merasakan hari di akhir tahun 2012 ini sangat manis..
Dengan banyak harapan baru, dan banyak senyumnya.
*dan masih bisa senyum aja sampai sekarang..
OIYAAA!!
"SELAMAT TAHUN 2013.."
Semoga tahun ini menjadi semakin cemerlang, jauh dari darah tinggi *pft, dan banyak cinta yang tersampaikan *winkwink
Gak ada Orange Cheesecake. Tapi gak apa, karena asem-manisnya bisa sedikit saya bayangkan dan rasakan.
Dan.. hem.. selamat malam, Orange Cheesecake, eh salah, selamat malam Bubbly-Blog.
Bandung, 01 January 2013
Risma Dwi MW
*Tuhan Maha Baik, masih aja bisa bikin saya senyum manis, tentang 'Orange Cheesecake' Alhamdulillah =)
Sambil nguapnguap kecil ngantuk nih saya melek dari jam 4 tadi pagi *hoahm.
Oh bukaaan!!
Bukan karna semalem ikutan begadang buat nyambut tahun baru 2013, tapi karna memang saya punya ketertarikan dengan tidur lebih banyak aja.
Jadiii.. ceritanya saya mau nyeritain hari kemarin yang sudah berlalu.
Ada beberapa kantor yang mempekerjakan karyawannya di tanggal 31. Termasuk saya.
Tergolong seneng, eh, gak juga, maksudnya gini loh. Itu kan hari senin, nah, saya suka tuh hari senin. Karena buat saya, senin itu hari yang singkat. Saya udah nyiapin untuk lembur sih sebenernya. Dan ternyata, gak, cuma setengah hari.
Kesenangan lain adalah, saya bertemu dengan Bos Besar kantor yang.. hem.. saking lamanya, saya lupa itu wajahnya seperti apa.
Kan Bos Besar saya itu berdomisili di Jakarta, jadi selama ini saya komunikasi via lain selain bertemu muka. Bisa dengan chat YM, aplikasi whatsapp, email, sms, atau telepon.
Terus berbincang beberapa hal dengan Bos kece saya yang lainnya.
Jam 11 saya udah pulang (disuruh pulang sih lebih tepatnya).
Sehubungan dengan tradisi yang di turunkan oleh Ibu Ani Ma'atas yang kecenya gak ada dua, jadilah saya meneruskan tradisi itu.
Setelah pulang kantor saya menuju supermarket yang jauh dari rumah dan dekat dengan kampus saya dulu (soalnya yg kayaknya lengkap cuma disana sih, yang saya tau).
Saya belanja beberapa jenis nugget juga kentang. Gak lupa buah yang udah diincer sejak bulan lalu (eh bukan! bukan buah yang memang sengaja disimpen sebulan terus saya beli. Tapi jenis buahnya. Ngerti gak kira-kira. ah, yaudahlah -.-).
Setelahnya, pulang deh saya.
Menanti ritual yang sudah dibayangkan, saya habiskan dengan menikmati film, bersama my-L juga segelas besar air putih.
Dan mungkin karena sugesti, saat malam saya merasa lebih lincah *meh -.-"
Diputuskanlah saya memasak jam 10..
Masak, Ma?
Iya. masak..
Nah, ritual yang diturunkan oleh Ibu saya nan awesome luar biasa itu adalah, saat malam pergantian tahun, kita masak (ya nugget, kentang goreng, apa deh makanan selain nasi yang mudah dimasak gitu), berdoa pas tepat tengah malem, terus makan bersama keluarga. Bukan makan apanya, tapi kumpulnya. Gitu deh kirakira.
Terakhir sama Ibu itu tahun hem.. 2008 ya.. Aduh, lama juga..
Bedanya di tiap tahun adalah, semakin kesini, melakukan ritualnya suka sendiri.
Tahun kemarin, saya bersama beberapa karib merayakan di rumah karib saya yang lainnya. Dari mulai memasak, nonton kembang api, nonton bareng, tidur tergeletak bareng, gak lupa gosip dan ketawaketawa barengnya.
Tahun ini, udah rencana sendiri aja dirumah seperti tahun 2011 silam.
Dan ternyata, masak itu selesai jam 11, dan habis jam set12, dan tidur jam 12 lebih 5
Saya, suka sekali dengan kembang api.. suka nya pake BANGET, BANGETnya pake capslock.
Tapi, untuk pertama kalinya, malam tadi saya merasa sangat berisik dengan adanya kembang api itu.
Entahlah kenapa merasakan demikian -.-
Tapi.. dengan kegiatan ritual yang semakin kesini, semakin sederhana, saya merasakan hari di akhir tahun 2012 ini sangat manis..
Dengan banyak harapan baru, dan banyak senyumnya.
*dan masih bisa senyum aja sampai sekarang..
OIYAAA!!
"SELAMAT TAHUN 2013.."
Semoga tahun ini menjadi semakin cemerlang, jauh dari darah tinggi *pft, dan banyak cinta yang tersampaikan *winkwink
menu semalem yang gak habis -.-
Sedikit ada yang kurang sih..Gak ada Orange Cheesecake. Tapi gak apa, karena asem-manisnya bisa sedikit saya bayangkan dan rasakan.
Dan.. hem.. selamat malam, Orange Cheesecake, eh salah, selamat malam Bubbly-Blog.
Bandung, 01 January 2013
Risma Dwi MW
*Tuhan Maha Baik, masih aja bisa bikin saya senyum manis, tentang 'Orange Cheesecake' Alhamdulillah =)
Subscribe to:
Posts (Atom)


